Penelitian dimaksudkan guna mengembangkan budaya Hodo sebagai pendekatan strategis dalam menguatkan etika normatif di kalangan mahasantri putri. Budaya Hodo, sebagai warisan lokal yang sarat dengan nilai-nilai kesantunan, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap sesama, diyakini mampu menjadi media edukatif yang efektif dalam membentuk perilaku etis di lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian pengembangan (R&D). Subjek penelitian adalah mahasantri putri dan pembina pondok. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian nilai-nilai Hodo ke dalam kegiatan pembiasaan dan program pondok secara terarah dan terstruktur berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran etis mahasantri, terutama dalam aspek disiplin, empati, tanggung jawab, serta kepedulian sosial. Dengan demikian, pengembangan nilai budaya Hodo dapat menjadi pendekatan berbasis kearifan lokal yang relevan dalam membentuk karakter etis mahasantri di era modern.
Copyrights © 2025