Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD Negeri 001 Binamang dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model pembelajaran Yurisprudential Inquiry. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 16 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, dengan analisis data secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan. Pada siklus I, ketuntasan belajar siswa meningkat dari 43,75% menjadi 56,25%. Pada siklus II, meningkat lagi dari 75% menjadi 87,5%. Temuan ini membuktikan bahwa model pembelajaran Yurisprudential Inquiry efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Copyrights © 2025