Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Vol 3, No 3 (2006): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam

POLA PEMANFAATAN LAHAN MASYARAKAT DI DARRAH PENYANGGA TAMAN NASIONAL BUKITTIGAPULUH, PROVINSI JAMBI

Wanda Kuswanda (Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aek Nauli)



Article Info

Publish Date
25 Jul 2017

Abstract

lnformasi  pemanfaatan lahan oleh masyarakat  lokal merupakan  aspek penting  yang  harus diketahui di dalam menyusun rencana pengelolaan zona  penyangga di  taman  nasional.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepemilikan dan pola pernanfaatan lahan di Zona Penyangga Taman Nasional Bukit  Tigapuluh. Data  dikurnpulkan melalui   penyebaran kuesioner, wawancara, dan pengamatan secara deskriptif,   selanjutnya dianalisis  secara kuantitatif  menggunakan  tabel frekuensi.  Masyarakat  di  lokasi  penelitian (Desa Lubuk Kambing dan Sungai   Rotan)  secara  umum  menggarap lahan pribadi/hak milik dengan luas  rata-rata  sekitar 3 ha/responden yang berasal  dan rnembuka hutan   35%, warisan orang  tua 8,33 % dan lainnya. Pemanfaatan lahan oleh   masyarakat  lokal untuk areal perkebunan, pertanian (ladang dan  sawah) dan  keperluan  lainnya (pekarangan rumah dan jalan). Hasil   pengelolaan  lahan  dimanfaatkan untuk dijual   (48,33%) dan  dikonsumsi (20%).

Copyrights © 2006