Penelitian ini bertujuan mengetahui biodiversitas hutan rawa gambut Tripa Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh, khususnya flora dan biota perairan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuadrat dan transek. Parameter yang dihitung adalah Frekuensi Mutlak (FM), Frekuensi Relatif (FR), Densitas Mutlak (DM), Densitas Relatif (DR), Dominansi Mutlak (DM), dan Dominansi Relatif (DMR), Nilai Penting (NP), dan Keanekaragaman Spesies (H’). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi spesies herba di wilayah studi mencapai 14 spesies yang didominasi oleh Imperata cylindrica, Ageratum conyzoides, dan Eupatorium odoratum. Nilai Indeks Keanekaragaman Spesies (H’) tergolong rendah. Kelompok perdu dijumpai 7 spesies yang didominasi oleh Ficus ampelas, Piper aduncum, dan Eupatorium riparium, dan Nilai Indeks Keanekaragaman Spesies (H’) tergolong rendah. Kelompok pohon dijumpai 31 spesies yang didominasi oleh Eugenia polyantha, dan Ficus septica dengan Indeks Keanekaragamannya tergolong rendah. Nilai indeks keanekaragaman fitoplankton di wilayah studi tergolong tinggi, dan spesies jamur yang dijumpai di lokasi studi sebanyak 35 spesies. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kondisi flora hutan rawa gambut Tripa sudah mengalami degradasi akibat konversi lahan menjadi perkebunan kelapa sawit dan karet, sehingga mengganggu kehidupan satwa yang ada pada hutan tersebut, termasuk rusaknya habitat beberapa satwa yang dilindungi.
Copyrights © 2013