Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Vol 11, No 3 (2014): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam

POLA DAN NILAI LOKAL ETNIS DALAM PEMANFAATAN SATWA PADA ORANG RIMBA BUKIT DUABELAS PROVINSI JAMBI

Novriyanti Novriyanti (Fakultas Kehutanan Universitas Jambi, Kampus Pinang Masak Jl. Raya Jambi-Muara Bulian KM.15, Mendalo Darat Jambi 36361
Telp 0741-583051
Fax 0741582733)

Burhanuddin Masy’ud (Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata IPB Jl. Raya Darmaga Kampus IPB Darmaga Bogor 16680
Telp. +62 251 8622642, +62 251 8622708)

M. Bismark (Pusat Litbang Konservasi dan Rehabilitasi
Jl. Gunung Batu No. 5 PO Box 165
Telp.0251-8633234
Fax 0251-8638111 Bogor)



Article Info

Publish Date
29 Mar 2016

Abstract

Orang Rimba merupakan salah satu etnis yang tinggal di dalam dan di luar kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas, Provinsi Jambi. Untuk mendukung cara  hidup berpindah dan berkelompok, Orang Rimba memanfaatkan bermacam jenis satwa dan memiliki pola pemanfataan yang beragam. Penelitian etnozoologiini dilakukan untuk memperoleh informasi tentang jenis satwa yang dimanfaatkan Orang Rimba, peruntukan,cara memanfaatkan dan nilai-nilai yang terkandung dalam upaya mendapatkan satwa tersebut. Penelitian dilakukan pada bulan September-Oktober 2013. Data dikumpulkan dengan cara wawancara terbuka padaOrang Rimba kelompok Makekal Tengah, Makekal Hilir, Air Hitam dan Terap. Hasil penelitianmenunjukkan ada 29 jenis satwa yang dimanfaatkan Orang Rimba sebagai sumber protein hewani(48,28%)bahan obat (20,69%), terlindungi adat (24,14%) dan dijual (6,90%). Daging merupakan bagian tubuh yang paling banyak dimanfaatkan (62%). Menurut aturan adat Orang Rimba, kegiatan berburu satwa bolehdilakukan di dalam hutan, kecuali di dalam hutan inti, yaitu zona inti Taman Nasional Bukit DuabelasProvinsi Jambi dan dilarang memburu satwa yang terlindungi adat

Copyrights © 2014