Abstrak. Letusan gunung merapi di Yogyakarta membawa berbagai kerugian, demikian juga banjir lahar dingin yang terjadi setelahnya. Perangkat desa adalah kelompok yang mengalami kecemasan berkepanjangan dengan beban kerja meningkat setelah bencana tersebut sehingga mengalami burnout. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas Intervensi Harapan untuk menurunkan burnout pada perangkat desa penyintas lahar dingin Merapi. Desain untreated control group design with dependent pretest and posttest dilakukan pada tujuh orang perangkat desa di Kelurahan Sirahan, Magelang. Pengukuran burnout dilakukan dengan menggunakan skala modifikasi Maslach Burnout Inventory (r = 0.918). Analisis kuantitatif menggunakan uji Mann-Whitney, sedangkan analisis kualitatif dilakukan dengan analisis narasi berdasarkan data selama proses intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intervensi Harapan tidak efektif untuk menurunkan burnout pada perangkat desa penyintas lahar dingin Merapi (Z =-0.065; p>0.05). Meski penemuan ini mengindikasikan ketidakefektifan Intervensi Harapan untuk menurunkan burnout pada perangkat desa penyintas lahar dingin Merapi, namun penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mengkonfirmasi hal tersebut.ÃÂ Kata kunci: burnout, Intervensi Harapan, penyintasÃÂ
Copyrights © 2013