Kendaraan bermotor seperti mobil dan motor sering di gunakan sebagai trasportasi maupun alat bantu dalam bekerja. Sepeda motor merupakan kendaraan yang paling umum dan praktis digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kenyamanan suatu kendaraan tergantung pada perawatan serta pengecekan terhadap bagian-bagian kendaraan tersebut terutama komponen utama yaitu mesin. Mesin pada sepeda motor ada dua jenis yaitu, jenis 2 (dua) langkah dan jenis 4 (empat) langkah. pada 2 (dua) langkah, dalam satu kali putaran poros engkol (crankshaft) terjadi satu kali proses pembakaran dan setiap putaran pada suatu mesin terjadi karena adanya proses pembakaran bahan bakar dalam ruang bakar atau cylinder block. Poses pembakaran pada ruang bakar akan menggerakan piston maju mundur, pergerakan piston itu diteruskan oleh poros engkol atau crankshaft dan diteruskan ke transmisi lewat fly wheel, sehingga tiap putaran pada mesin sangat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar. Semakin cepat putaran mesin semakin banyak bahan bakar yang di konsumsi, semakin tinggi putaran mesin semakin banyak pula bahan bakar yang dikonsumsi. Pada putaran rendah 1100 rpm posisi transmisi/gear normal lebih banyak mengkonsumsi bagan bakar dibandingkan Gigi 1 dan Gigi 2 dan pada putaran tinggi 2500 rpm posisi transmisi/gear Gigi 1 lebih banyak mengkonsumsi bahan bakar di bandingkan dengan posisi transmisi/gear Normal dan Gigi 2. Pada ketiga posisi transmisi/gear ini yang mengkonsumsi bahan bakar lebih banayak untuk putaran rendah, sedang dan tinggi adalah posisi transmisi/gear Gigi 1. Tinggi dan rendahnya putaran mesin sangat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar
Copyrights © 2023