p-Index From 2021 - 2026
1.048
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Voering
BANE, MARKUS SAMPE
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMBUATAN ALAT PENGUPAS SABUT KELAPA (PERBANDINGAN HASIL PRODUKSI KERJA MANUAL DENGAN KERJA MESIN) NAIMUDDIN, ZAINUDDIN; AGAKI, HUGO ALAEXANDER; BANE, MARKUS SAMPE
Jurnal Voering Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Voering - Desember 2021
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v6i2.469

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menegetahui pembuatan alat pengupas kelapa ( perbandingan hasil produksi kerja manual dengan kerja mesin ). Untuk mengetahui waktu pengupasan kelapa kering dan basah dengan menggunakan mesin dan manual dengan jumlah kelapa 12 buah. Dari hasil perhitungan pengupasan kelapa kering dan basah menggunakan mesin dan manual selama 1 jam terlihat pengupasan sabut kelapa menggunakan manual menghasilkan buah kelapa lebih sedikit dibandingkan menggunakan mesin, hasil yang didapat untuk perhitungan pengupasan kelapa kering dan basah selama satu 1 jam menghasilkan 270 buah kelapa kering dan 216 buah kelapa basah. Berdasarkan pengujian yang dilakauakan didapat data bahawa pengupasan sabut kelapa dengan menggunakan manual membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan pengupasan sabut kelapa dengan menggunakan mesin. Jumlah rata –rata waktu pengupasan kelapa yang dihasilkan dari hasil percobaan dengan menggunakan 12 buah kelapa kering dan basah dimana secara manual memakan waktu 447 detik sedangkan dengan mesin mmakan waktu pengupasan 178 detik.
ANALISA PENGARUH PUTARAN MESIN TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA FIZ R 110 BANE, MARKUS SAMPE
Jurnal Voering Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Voering - Juli 2023
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v8i1.809

Abstract

Kendaraan bermotor seperti mobil dan motor sering di gunakan sebagai trasportasi maupun alat bantu dalam bekerja. Sepeda motor merupakan kendaraan yang paling umum dan praktis digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kenyamanan suatu kendaraan tergantung pada perawatan serta pengecekan terhadap bagian-bagian kendaraan tersebut terutama komponen utama yaitu mesin. Mesin pada sepeda motor ada dua jenis yaitu, jenis 2 (dua) langkah dan jenis 4 (empat) langkah. pada 2 (dua) langkah, dalam satu kali putaran poros engkol (crankshaft) terjadi satu kali proses pembakaran dan setiap putaran pada suatu mesin terjadi karena adanya proses pembakaran bahan bakar dalam ruang bakar atau cylinder block. Poses pembakaran pada ruang bakar akan menggerakan piston maju mundur, pergerakan piston itu diteruskan oleh poros engkol atau crankshaft dan diteruskan ke transmisi lewat fly wheel, sehingga tiap putaran pada mesin sangat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar. Semakin cepat putaran mesin semakin banyak bahan bakar yang di konsumsi, semakin tinggi putaran mesin semakin banyak pula bahan bakar yang dikonsumsi. Pada putaran rendah 1100 rpm posisi transmisi/gear normal lebih banyak mengkonsumsi bagan bakar dibandingkan Gigi 1 dan Gigi 2 dan pada putaran tinggi 2500 rpm posisi transmisi/gear Gigi 1 lebih banyak mengkonsumsi bahan bakar di bandingkan dengan posisi transmisi/gear Normal dan Gigi 2. Pada ketiga posisi transmisi/gear ini yang mengkonsumsi bahan bakar lebih banayak untuk putaran rendah, sedang dan tinggi adalah posisi transmisi/gear Gigi 1. Tinggi dan rendahnya putaran mesin sangat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar
ANALISIS EFISIENSI THERMAL MOTOR BENSIN MESIN GEROBAK DENGAN MENGGUNAKAN CYCLEPAD WEA, POLIKARPUS JO; BANE, MARKUS SAMPE
Jurnal Voering Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Voering - Desember 2023
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v8i2.818

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui nilai efisiensi thermal motor bensin menggunakan program cyclepad. Penelitian dilakukan untuk motor bensin penggerak gerobak dorong dengan tipe motor Yamaha Mio M3 125 cc. Prosedur awal penelitian dilakukan dengan pengambilan data spesifikasi mesin dan parameter awal yaitu, Temperatur Awal (T), Tekanan Awal P (Tekanan Atmosfir), massa bahan bakar, nilai kalor bahan bakar dan nilai perbandingan udara dan bahan bakar. Proses penginputan dimulai dari titik S1, Langkah kompresi, titik S2, Langkah pembakaran, titik S3, Langkah ekspansi, titik S4, dan Langkah buang. Hasil perhitungan dilihat pada menu cycle. Hasil perhitungan menggunakan program cyclepad diperoleh efisiensi termal untuk motor bensin penggerak gerobak dorong tipe Yamaha Mio M3 125 cc sebesar 59,36%. Perhitungan awal secara teoritis pendekatan hubungan efisiensi thermal dan perbandingan kompresi diperoleh nilai efisiensi thermal sebesar 59,364%.
PEMBUATAN ALAT PENGUPAS SABUT KELAPA (PERBANDINGAN HASIL PRODUKSI KERJA MANUAL DENGAN KERJA MESIN) NAIMUDDIN, ZAINUDDIN; AGAKI, HUGO ALAEXANDER; BANE, MARKUS SAMPE
Jurnal Voering Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Voering - Desember 2021
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v6i2.469

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menegetahui pembuatan alat pengupas kelapa ( perbandingan hasil produksi kerja manual dengan kerja mesin ). Untuk mengetahui waktu pengupasan kelapa kering dan basah dengan menggunakan mesin dan manual dengan jumlah kelapa 12 buah. Dari hasil perhitungan pengupasan kelapa kering dan basah menggunakan mesin dan manual selama 1 jam terlihat pengupasan sabut kelapa menggunakan manual menghasilkan buah kelapa lebih sedikit dibandingkan menggunakan mesin, hasil yang didapat untuk perhitungan pengupasan kelapa kering dan basah selama satu 1 jam menghasilkan 270 buah kelapa kering dan 216 buah kelapa basah. Berdasarkan pengujian yang dilakauakan didapat data bahawa pengupasan sabut kelapa dengan menggunakan manual membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan pengupasan sabut kelapa dengan menggunakan mesin. Jumlah rata –rata waktu pengupasan kelapa yang dihasilkan dari hasil percobaan dengan menggunakan 12 buah kelapa kering dan basah dimana secara manual memakan waktu 447 detik sedangkan dengan mesin mmakan waktu pengupasan 178 detik.
ANALISA PENGARUH PUTARAN MESIN TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA FIZ R 110 BANE, MARKUS SAMPE
Jurnal Voering Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Voering - Juli 2023
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v8i1.809

Abstract

Kendaraan bermotor seperti mobil dan motor sering di gunakan sebagai trasportasi maupun alat bantu dalam bekerja. Sepeda motor merupakan kendaraan yang paling umum dan praktis digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kenyamanan suatu kendaraan tergantung pada perawatan serta pengecekan terhadap bagian-bagian kendaraan tersebut terutama komponen utama yaitu mesin. Mesin pada sepeda motor ada dua jenis yaitu, jenis 2 (dua) langkah dan jenis 4 (empat) langkah. pada 2 (dua) langkah, dalam satu kali putaran poros engkol (crankshaft) terjadi satu kali proses pembakaran dan setiap putaran pada suatu mesin terjadi karena adanya proses pembakaran bahan bakar dalam ruang bakar atau cylinder block. Poses pembakaran pada ruang bakar akan menggerakan piston maju mundur, pergerakan piston itu diteruskan oleh poros engkol atau crankshaft dan diteruskan ke transmisi lewat fly wheel, sehingga tiap putaran pada mesin sangat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar. Semakin cepat putaran mesin semakin banyak bahan bakar yang di konsumsi, semakin tinggi putaran mesin semakin banyak pula bahan bakar yang dikonsumsi. Pada putaran rendah 1100 rpm posisi transmisi/gear normal lebih banyak mengkonsumsi bagan bakar dibandingkan Gigi 1 dan Gigi 2 dan pada putaran tinggi 2500 rpm posisi transmisi/gear Gigi 1 lebih banyak mengkonsumsi bahan bakar di bandingkan dengan posisi transmisi/gear Normal dan Gigi 2. Pada ketiga posisi transmisi/gear ini yang mengkonsumsi bahan bakar lebih banayak untuk putaran rendah, sedang dan tinggi adalah posisi transmisi/gear Gigi 1. Tinggi dan rendahnya putaran mesin sangat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar
ANALISIS EFISIENSI THERMAL MOTOR BENSIN MESIN GEROBAK DENGAN MENGGUNAKAN CYCLEPAD WEA, POLIKARPUS JO; BANE, MARKUS SAMPE
Jurnal Voering Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Voering - Desember 2023
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v8i2.818

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui nilai efisiensi thermal motor bensin menggunakan program cyclepad. Penelitian dilakukan untuk motor bensin penggerak gerobak dorong dengan tipe motor Yamaha Mio M3 125 cc. Prosedur awal penelitian dilakukan dengan pengambilan data spesifikasi mesin dan parameter awal yaitu, Temperatur Awal (T), Tekanan Awal P (Tekanan Atmosfir), massa bahan bakar, nilai kalor bahan bakar dan nilai perbandingan udara dan bahan bakar. Proses penginputan dimulai dari titik S1, Langkah kompresi, titik S2, Langkah pembakaran, titik S3, Langkah ekspansi, titik S4, dan Langkah buang. Hasil perhitungan dilihat pada menu cycle. Hasil perhitungan menggunakan program cyclepad diperoleh efisiensi termal untuk motor bensin penggerak gerobak dorong tipe Yamaha Mio M3 125 cc sebesar 59,36%. Perhitungan awal secara teoritis pendekatan hubungan efisiensi thermal dan perbandingan kompresi diperoleh nilai efisiensi thermal sebesar 59,364%.