Salah satu keterampilan yang sangat penting di abad ke-21 adalah literasi sains; namun, hasil pencapaian siswa Indonesia dalam PISA termasuk rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menjelaskan sifat-sifat media pembelajaran IPA interaktif; (2) menjelaskan bagaimana media ini dapat digunakan untuk meningkatkan literasi sains siswa di Sekolah Dasar Negeri Tlacap, Sleman dengan mengajarkan materi tentang sistem pencernaan manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif deskriptif yang memfokuskan perhatian langsung kepada observasi lapangan. Sampel yang diuji yaitu siswa kelas VB Sekolah Dasar Negeri Tlacap, Sleman. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sifat media pembelajaran IPA interaktif, yaitu bersifat self-instructional, self-contained, stand-alone, dan menimbulkan interaksi saat digunakan; (2) media pembelajaran IPA interaktif secara signifikan membantu dalam meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar kelas V dalam materi sistem pencernaan ditandai dengan adanya peningkatan dalam pemahaman teks, keterampilan membaca, dan minat baca.
Copyrights © 2024