Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk bahasa slang dan tujuan penggunaan bahasa slang oleh komunitas penggemar kpop NCTzen di Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik wawancara dan teknik rekam. Teknik analisis data yang digunakan yaitu koleksi data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 5 bentuk bahasa slang yang terdiri dari akronim, penyingkatan, plesetan, pemenggalan, dan kata baru yang berasal dari bahasa asing. Tujuan penggunaaan bahasa slang yang ditemukan sesuai dengan teori patridge (1950) ada 13 yaitu slang untuk lelucon, karena kreativitas pemakainya, supaya berbeda dengan lainnya, untuk memikat sebuah perhatian, agar tidak bernilai negatif, untuk menambah kosa kata, menciptakan kosa kata yang padat dan konkret, untuk berkomunikasi kepada seseorang yang mempunyai perbedaan social, memudahkan hubungan sosial, sebagai bentuk keakraban , bukti keanggotaan, menunjukkan ciri khas yang berbeda dengan kelompok lain, dan untuk merahasiakan sesuatu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami penggunaan bahasa slang di kalangan komunitas NCTzen di Kota Makassar dan menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya mengenai bahasa slang dalam konteks sosial budaya yang lebih luas.Kata kunci: Bahasa slang, Komunitas NCTzen, Kpop
Copyrights © 2025