Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan akuntansi pertanggungjawaban dalam merealisasi pendapatan sebagai sebagai alat menilai kinerja manajer pada PT.Perkebunan Nusantara III Medan dan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya selisih unfavorable anggaran dan realisasi pendapatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, jenis data yang digunakan adalah sekunder, teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik wawancara dan penelitian bertempat di PT. Perkebunan Nusantara III Medan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT.Perkebunan Nusantara III Medan telah menyusun anggaran penjualan perusahaan dengan baik, yaitu menyusun dengan metode pendekatan Bottom Up yang proses penyusunan anggaran melibatkan semua bagian baik bawahan maupun atasan serta digunakannya anggaran sebagai salah satu alat penilaian kinerja pusat pertanggungjawaban. Selain itu, penilaian kinerja pusat pendapatan diukur berdasarkan selisih antara anggaran dan realisasinya, perusahaan juga menerapkan sistem memberi hukuman dan memberi penghargaan bagi setiap karyawan yang berkualitas baik maupun tidak baik sesuai dengan hasil yang dicapai. Faktor- faktor yang menyebabkan selisih unfavorable adalah tidak tercapainya produk yang akan dijual, penurunan harga pasar, perubahan harga komoditas dan faktor alam.
Copyrights © 2023