Pertumbuhan jumlah anggota koperasi yang meningkat setiap tahunnya mendorong koperasi untuk lebih efektif dan efisien dalam mengelola layanannya. Teknologi dapat membantu mempercepat dan mengefisienkan pekerjaan yang semula dilakukan secara manual menjadi otomatis. Pemanfaatan aplikasi berbasis TAM (Technology Acceptance Model) bisa menjadi solusi dan kemudahan dalam memproses permohonan atau pengajuan pinjaman dari anggota. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana pemanfaatan aplikasi simpan pinjam berbasis TAM yang dapat diakses melalui web oleh anggota koperasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan aplikasi pinjaman berbasis TAM ini membantu meningkatkan kinerja baik petugas yang memberikan layanan simpan pinjam secara khusus dan koperasi secara umum. Beberapa kegiatan yang sebelumnya dilakukan secara manual dan harus melalui beberapa tahapan, dengan pemanfaatan aplikasi ini bisa dipermudah dan dipercepat prosesnya karena beberapa kegiatan tadi bisa diringkas, tidak lagi dilakukan secara manual namun sudah komputerisasi serta dapat dilakukan dimana saja, tidak perlu mendatangi kantor koperasi untuk melakukan pengajuan untuk simpanan atau pinjaman. Dengan kinerja yang baik ini pada akhirnya dapat meningkatkan layanan koperasi baik kepada pihak internal maupun eksternal. Fitur-fitur atau menu-menu yang ada pada aplikasi mudah untuk dipelajari dan digunakan. Saran untuk dapat meningkatkan kinerja aplikasi dengan lebih baik lagi, ke depan perlu adanya penambahan menu notifikasi baik kepada pengelola maupun kepada anggota mengenai status pinjamannya dan menu laporan.
Copyrights © 2024