Perkembangan pesat teknologi drone menuntut adanya sistem identifikasi jarak jauh (Remote ID) yang aman, efisien, dan mampu beroperasi secara real-time. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem server cloud berbasis layanan Google Cloud guna mendukung pengelolaan data telemetri drone. Sistem ini dibangun menggunakan protokol komunikasi MQTT dan HTTP POST serta memanfaatkan Cloud SQL dan Cloud Storage sebagai infrastruktur utama. Data telemetri yang dikirim oleh drone meliputi identitas drone, koordinat GPS, ketinggian, kecepatan, dan status operasional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mengelola data secara real-time, mulai dari proses penerimaan, validasi, penyimpanan ke dalam database cloud, hingga penyajian melalui antarmuka web interaktif. Implementasi dilakukan pada perangkat drone Raybe RYB0523006 dengan pusat koordinat pengujian di wilayah PT Bentara Tabang Nusantara. Pengujian kinerja menggunakan aplikasi Wireshark menunjukkan bahwa sistem mampu beroperasi dengan rata-rata latency sebesar 78,4 ms, throughput 68,9 kbps, dan bandwidth 122,6 kbps. Sistem juga aman melalui penerapan akses SSH dengan autentikasi dan pembatasan IP. Dengan hasil tersebut, sistem ini tidak hanya mampu menunjang kebutuhan identifikasi drone secara efektif, tetapi juga memiliki potensi untuk diterapkan dalam skala operasional yang lebih luas guna mendukung kebijakan pengawasan drone di masa mendatang.
Copyrights © 2025