Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X SMK melalui penerapan model Problem-Based Learning (PBL) berbasis kontekstual. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa dalam pelajaran matematika, yang disebabkan oleh metode pengajaran yang kurang menarik dan tidak relevan dengan kehidupan nyata siswa. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Denpasar dengan subjek penelitian sebanyak 36 siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berbasis kontekstual berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa. Pada pra-siklus, hanya 36,11% siswa yang memiliki motivasi tinggi. Setelah siklus I, persentase meningkat menjadi 58,33%, dan pada siklus II mencapai 83,33%. Rata-rata skor motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 55,94% pada pra-siklus menjadi 71,25% di siklus II. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran yang kontekstual dan berbasis pemecahan masalah efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, sehingga diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam pembelajaran matematika.
Copyrights © 2025