Pada proses pembelajaran di dalam kelaskenyamanan termal sangat mempengaruhi sikap dankinerja mahasiswa yang sedang melakukan pembelajaran.Namun, pada kenyataanya ketika mahasiswa sedangmelaksanakan proses pembelajaran mengalami beberapakendala yang membuat mereka tidak merasa nyamanberada di ruang kelas seperti merasakan suhu ruanganyang terlalu panas ataupun suhu ruangan yang terlaludingin. Standar Nasional Indonesia menetapkan suhuudara untuk kenyamanan termal daerah tropis dapatdibagi menjadi (1) Sejuk nyaman, antara temperaturefektif 20,5°C - 22,8°C, (2) Nyaman optimal, antaratemperatur efektif 22,8°C - 25,8°C, (3). Hangat nyaman,antara temperatur efektif 25,8°C - 27,1°C. Sedangkankelembapan udara relatif yang nyaman untuk manusiaberkisar antara 30%-60%. Tujuan dari sistem monitoringsuhu dan kelembapan adalah untuk memonitoring kondisisuhu dan kelembapan yang dapat digunakan untukmengetahui apakah ruangan telah berada pada kondisinyaman atau tidak. Data yang didapat dari sistemmonitoring akan digunakan sebagai parameter untukmengevaluasi kenyamanan termal. Pemantauan suhu dankelembapan yang digunakan adalah berbasis IoT (Internetof Things). Kata kunci : Monitoring, Suhu, Kelembapan, IoT
Copyrights © 2024