Meningkatnya populasi manusia setiap tahunmenjadikan lahan pertanian, terutama di kota-kota besar.Terlebih bagi masyarakat yang tinggal di daerah padatpenduduk, sebagian besar lahan yang semula digunakanuntuk pertanian beralih fungsi menjadi tempat dibangunnyaperumahan, ruko, dan lain-lain. Hidroponik bisa menjadipilihan solusi untuk meningkatkan produktivitas tani diIndonesia. Namun, menanam secara hidroponik inimembutuhkan penanganan, perawatan, dan pemantauanyang lebih dibandingkan dengan bercocok tanamkonvensional dengan media tanah. Di era digital ini,penggunaan teknologi sudah merambah ke segala aspekkehidupan, salah satunya adalah sistem monitoring.Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah sistemmonitoring kadar nutrisi menggunakan mikrokontorolerArduino UNO dan pemanfaatan aplikasi Blynk. Sistempemantauan kandungan nutrisi yang meliputi pH,kandungan zat terlarut (TDS) nutrisi, dan suhu secaralangsung dan menampilkan melalui aplikasi Blynk.Keakuratan dari masing-masing sensor adalah sensor pHdengan keakuratan 94.53%, sensor TDS dengan keakuratan97.88%, dan sensor suhu dengan keakuratan 98.31%.Berdasarkan hasil pengamatan pertumbuhan tanamanhidroponik cabai rawit selamat 14 hari, untuk tanaman cabairawit dengan pemantauan diperoleh tinggi tanaman setinggi2,4 cm, daun sebanyak 4 helai, dan lebar daun 1,8 cm. Kata Kunci : hidroponik, monitoring, iot, arduino uno
Copyrights © 2024