Kulit buah papaya California (Carica Papaya L.) memiliki metabolit sekunder, termasuk alkaloid, tanin, steroid atau triterpenoid, saponin, dan flavonoid. Metabolit sekunder ini bertindak sebagai antioksidan, antiinflamasi, antialergi, dan antihipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dan menetapkan kadar senyawa flavonoid dalam Ekstrak Etanol Kulit Buah Pepaya California (Carica Papaya L.) menggunakan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%.Senyawa flavonoid juga diuji dengan pereaksi serbuk logam Mg dan HCl Pekat. Selain itu, dilakukan pemeriksaan penegasan kromatografi lapis tipis. Selanjutnya, menggunakan kuarsetin sebagai bahan baku pembanding, panjang gelombang maksimum diukur dan penetapan kadar flavonoid ditentukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasilnya ditunjukkan dalam µg/ml, atau kesetaraan kuarsetin.Perubahan warna dari cokelat tua ke jingga menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah papaya California (Carica Papaya L.) mengandung flavonoid. Hasil uji kromatografi lapis tipis menunjukkan nilai Rf rata-rata 0,35%; kadar flavonoid ditemukan dengan spektrofotometri UV-vis pada 5,888%; dan nilai standar kandungan flavonoid rata-rata tidak lebih dari 15%. Semakin tinggi kadar flavonoid, semakin besar manfaat antioksidan yang ditawarkan.
Copyrights © 2025