Hipertensi mengacu pada suatu kondisi dimana tekanan darah sistolik ≥ 130 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥ 80 mmHg. Siklus pengobatan hipertensi cukup panjang sehingga harus didiagnosis secara dini dan di obati dengan tepat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Mutiara Bunda Tulang Bawang, berdasarkan kategori tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, dan tepat dosis. Penelitian ini merupakan penelitian jenis observasional deskriptif dengan menggunakan data retrospektif. Data diambil dari rekam medik pasien hipertensi periode Januari-Maret 2024 dan sampel diperoleh 173 pasien terbanyak yaitu perempuan 118 (68,20%) dan pasin usia 56-65 sebanyak 75 (43,35%). Golongan obat yang paling banyak diresepkan adalah golongan CCB yaitu amlodipin sebesar 106 (34,75%). Rasionalitas penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi berdasarkan tepat diagnosa (100%), tepat pasien (100%), tepat indikasi penyakit (100%), tepat dosis (100%). Penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi rawat jalan di Rumah Sakit Mutiara Bunda Tulang Bawang sudah rasional. Kata kunci : Hipertensi, pasien rawat jalan, evaluasi penggunaan obat.
Copyrights © 2025