Training Need Analysis (TNA) merupakan tahap yang sangat penting bagi perusahaan guna mengenali kebutuhan pelatihan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa program pelatihan yang diselenggarakan dapat berjalan efektif. Persoalan medasar di perumda adalah TNA belum dilaksanakan secara komprehensif, yang menyebabkan persentase peningkatan kompetensi masih relatif rendah dengan rata-rata 28,2%. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah model konseptual TNA yang dapat menjadi panduan bagi Perumda dalam menentukan kebutuhan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi, pekerjaan, dan individu. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dan wawancara dengan para ahli. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan ahli yang berpengalaman dalam model TNA yang efektif dan efisien. Sementara itu, data sekunder berasal dari berbagai sumber seperti data perusahaan, artikel jurnal, prosiding konferensi, berita online, dan situs resmi yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model konseptual TNA di Perumda dibangun berdasarkan tiga tingkat, yaitu: organisasi dan departemen, pekerjaan, dan individu. Berdasarkan identifikasi kebutuhan pelatihan pada ketiga tingkat tersebut, dirancang rencana pelatihan baik jangka pendek maupun jangka panjang dengan mengklasifikasikan tingkat kesulitan menjadi basic, intermdediate, dan advanced
Copyrights © 2024