Telur bebek merupakan bahan utama dalam pembuatan telur asin, di mana kualitas dan ukuran telur sangat memengaruhi mutu akhir produk. Proses seleksi telur secara manual yang masih umum digunakan sering kali menimbulkan masalah, seperti ketidaktepatan dalam pengukuran berat dan ketidakmampuan mendeteksi kerusakan cangkang, sehingga berisiko menurunkan kualitas telur asin. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alat pendeteksi ukuran dan kerusakan telur bebek secara otomatis berbasis mikrokontroler Arduino Uno. Sistem ini menggunakan sensor Load Cell dengan modul HX711 untuk mengukur berat telur secara akurat, serta sensor LDR (Light Dependent Resistor) untuk mendeteksi kerusakan cangkang berdasarkan intensitas cahaya yang menembus telur. Hasil deteksi ditampilkan melalui layar LCD 16x2, dan buzzer akan berbunyi jika telur terdeteksi retak atau tidak memenuhi standar ukuran. Alat ini diharapkan dapat mempercepat dan menyederhanakan proses seleksi telur, meningkatkan efisiensi, serta mengurangi kesalahan akibat pengujian manual. Penerapan sistem otomatis ini juga mendukung peningkatan mutu produksi telur asin dan menjadi solusi inovatif bagi industri rumahan maupun skala kecil dalam bidang pengolahan hasil ternak unggas
Copyrights © 2025