Lagu sebagai produk budaya populer tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi medium counter discourse terhadap dominasi ideologis tertentu, termasuk dominasi maskulin dalam masyarakat patriarkal. Lagu “The Man” karya Taylor Swift merupakan bentuk ekspresi artistik yang memuat kritik sosial terhadap ketimpangan gender dan hegemoni patriarki. Lirik dalam lagu ini menyoroti bagaimana standar ganda diberlakukan dalam penilaian terhadap perempuan dan laki-laki, baik dalam ranah sosial maupun profesional. Berdasarkan hal tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana representasi gender dibangun dalam lirik lagu “The Man”, (2) bagaimana posisi subjek dan objek dikonstruksikan menurut perspektif analisis wacana kritis model Sara Mills, dan (3) bagaimana posisi penulis dan pembaca dalam memaknai lirik lagu “The Man” berdasarkan konstruksi wacana yang terbentuk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis wacana kritis model Sara Mills, yang menitikberatkan pada pemosisian subjek dan objek dalam teks serta keterlibatan pembaca dalam membentuk makna.
Copyrights © 2025