Perkembangan ekonomi yang baik pada suatu negara merupakan suatu indikator yang digunakan oleh para pelaku usaha untuk berinvestasi. Sebelum berinvestasi dalam sebuah saham, investor harus memperhatikan pergerakan harga saham. Indeks Harga Saham dipengaruhi oleh beberapa faktor makroekonomi, antara lain inflasi dan suku bunga BI. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi tingginya inflasi salah satunya adalah dengan mengurangi jumlah uang yang beredar. Selain inflasi dan suku bunga, nilai tukar uang juga dapat mempengaruhi indeks harga saham.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi indeks harga saham gabungan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis jalur. Hasil penelitian menyatakan bahwa jumlah uang beredar, nilai tukar uang dan suku bunga BI secara langsung secara sigifikan mempengaruhi indeks harga saham gabungan, sedangkan inflasi secara langsung secara signifikan tidak mempengaruhi indaks harga saham gabungan. Jumlah uang beredar, inflasi dan nilai tukar uang berpengaruh signifikan terhadap indeks harga saham gabungan melalui suku bunga BI.
Copyrights © 2024