SEMIRATA 2015
Prosiding Bidang Biologi

PENGARUH EKSTRAK AKAR Avicennia alba DAN Rhizophora apiculata SERTA KONSENTRASI HAMBAT MINIMUMNYA TERHADAP Vibrio sp. (MC3P5)

Munawar, Octa Andriani, Hary Widjajanti, Muh Rasyid Ridho, (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Feb 2016

Abstract

Ekstrak akar Avicennia alba dan Rhizophora apiculata telah dibuat menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, dan methanol. Ekstrak yang diperoleh digunakan untuk mengendalikan pertumbuhan Vibrio sp (MC3P5) penyebab vibriosis pada udang windu (Penaeus monodon Fabr.). Akar A. alba dan R. apiculata diperoleh dari kawasan mangrove Sungsang kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Penelitian bertujuan untuk menguji potensi ekstrak A. alba dan R. apiculata terhadap pertumbuhan Vibrio sp (MC3P5) dan menentukan konsentrasi hambat minimumnya. Rancangan penelitian yang digunakan Rancangan Acak kelompok faktorial dengan 2 (dua) faktor yaitu jenis ekstrak (A.alba dan R.apiculata) dan konsentrasi ekstrak (0, 60, 120, 180, dan 240 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil ekstrak metanol akar A.alba yaitu 1,77 gram/kg dan ekstrak metanol R.apiculata sebesar 14,85 gram/kg.  Ekstrak methanol A.alba dan R.apiculata dapat menghambat pertumbuhan Vibrio sp (MC3P5), ekstrak methanol R.apiculata konsentrasi 60 ppm merupakan konsentrasi yang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio sp (MC3P5) dengan rata-rata diameter zona hambat ebesar 9,77 mm.  Konsentrasi hambat  minimum  dari ekstrak metanol akar R .apiculata terhadap Vibrio sp (MC3P5) sebesar 8ppm. Kata kunci : ekstrak akar, A alba, R apiculata, konsentrasi hambat minimum, Vibrio sp(MC3P5)

Copyrights © 2015