Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh promosi penjualan, penataan produk di dalam toko (in-store display), dan kualitas layanan terhadap perilaku pembelian impulsif di Alfamart Nguwok, Lamongan. Perilaku impulse buying menjadi salah satu strategi krusial dalam mendorong peningkatan penjualan di sektor ritel modern, meskipun dipengaruhi oleh berbagai variabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik pengambilan sampel secara accidental, yang melibatkan 150 responden. Analisis data dilakukan melalui regresi linier berganda, uji t, uji F, serta analisis koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara parsial, promosi penjualan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembelian impulsif. Sebaliknya, variabel in-store display dan kualitas layanan terbukti berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut secara kolektif berkontribusi signifikan terhadap pembelian impulsif. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,633 menunjukkan bahwa model yang digunakan mampu menjelaskan 63,3% variasi dalam perilaku pembelian impulsif. Implikasi praktis dari temuan ini mengarah pada pentingnya fokus peritel seperti Alfamart dalam mengoptimalkan penataan visual produk dan kualitas layanan pelanggan guna meningkatkan potensi pembelian impulsif.
Copyrights © 2025