Berdasarkan data Laporan Puskesmas Desa Lalang di Kelurahan Desa Lalang Tahun 2017 sebanyak 257 orang orang menjalani program Keluarga Berencana (KB), IUD sebanyak enam jiwa (2,33%), KB Implant lima jiwa (1,94%), KB Suntik 92 jiwa (35,79%), KB Pil 102 jiwa (39,68%) dan KB Kondom 52 jiwa (20,23%). Berdasarkan hasil wawancara penulis dengan delapan responden akseptor KB bahwa tiga orang mengatakan takut menggunakan alat kontrasepsi implant, tiga orang mengatakan belum tahu tentang alat kontrasepsi implant dan dua orang mengatakan tidak mendapatkan dukungan suami. Penelitian ini menggunakan Survey Analitik yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor (pengetahuan, sikap dan dukungan suami) yang memengaruhi rendahnya minat ibu untuk memilih implant sebagai alat kontrasepsi di Kelurahan Desa Lalang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional dengan menggunakan kuesioner sebagai intrumen penelitian dengan jumlah responden 70 orang melalui consecutive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan rumus regresi linier. Adanya hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: Dimensi pengetahuan didapatkan p-value = 0,006, dimensi sikap didapatkan p-value = 0,008, dimensi dukungan suami didapatkan p-value = 0,000. Ketiga dimensi tersebut mempunyai p <0,05 yang berarti terdapat pengaruh antara pengetahuan, sikap dan dukungan suami dengan minat ibu untuk memilih implant sebagai alat kontrasepsi KB
Copyrights © 2020