Hutan lindung saat ini menghadapi permasalahan yang serius yaitu deforestasi. Deforestasi merupakan pengurangan hutan yang disebabkan oleh aktivitas Manusia, sehingga berdampak pada kerusakan lingkungan dan menurunnya fungsi hutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju deforestasi di kawasan hutan lindung Desa Damaran Baru pada periode 2015 dan 2024. Metode analisis deforestasi dilakukan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan overlay intersect yaitu menggabungkan layer penggunaan lahan tahun 2015 dan tahun 2024, untuk menghasilkan layer deforestasi pada kawasan hutan lindung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deforestasi yang terjadi seluas 7,34 Ha. Mencakup penggunaan lahan hutan menjadi jalan seluas 0,01 Ha, hutan menjadi kebun seluas 0,83 Ha, hutan menjadi semak belukar seluas 5,03 Ha, hutan mejadi longsor 1,38 Ha, dan hutan menjadi lahan terbuka seluas 0,09 Ha. Dengan persentase laju deforestasi pada periode 2015 dan 2024 sebesar 3,42%.
Copyrights © 2025