Toilet training merupakan usaha untuk melatih anak agar bisa mengontrol buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAB) di toilet. Yang dimulai saat anak menunjukkan kesiapan fisik, mental, dan psikologis.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbandingan tingkat pencapaian toilet training pada anak usia prasekolah berdasarkan jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Terdapat 30 responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini, yaitu ibu yang memiliki anak usia prasekolah. Alat ukur yang digunakan yaitu kusioner tentang pencapaian toilet training yang disebarkan langsung oleh peneliti kepada responden. karakteristik responden mayoritas anak berumur 3 tahun (50,0%), lebih dari sebagian anak responden berjenis kelamin perempuan 18 anak (60,0%), mayoritas orang tua memiliki tingkat pendidikan SMA 15 orang (50,0%), mayoritas orang tua adalah ibu rumah tangga 21 orang (70,0%), toilet training tercapai 15 anak (50,0%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbandingan jenis kelamin dengan pencapaian toilet training pada anak prasekolah dengan nilai (p value 0.04 < α = 0.05). Ada perbedaan tingkat pencapaian toilet training pada anak usia prasekolah berdasarkan jenis kelamin. Disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut terkait perbandingan tingkat pencapaian toilet training pada anak usia prasekolah berdasarkan jenis kelamin.
Copyrights © 2024