Limbah domestik, terutama yang berasal dari penggunaan deterjen sintetis, merupakan penyebab pencemaran lingkungan yang sangat serius karena mengandung bahan kimia yang sulit terurai dan berpotensi merusak ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan saponin dalam ekstrak daun Annona muricata L dan mengevaluasi potensinya sebagai biosurfaktan dalam aplikasi deterjen ramah lingkungan. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan variasi rasio sampel : solven (1:4, 1:6, 1:8, 1:10, dan 1:12) menggunakan etanol 96%. Analisis kandungan saponin dilakukan menggunakan Thin Layer Chromatography (TLC), sementara karakterisasi biosurfaktan diuji melalui tinggi busa, kestabilan busa, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan saponin tertinggi diperoleh pada rasio 1:10 dengan kadar 2,79%. Uji tinggi busa menunjukkan variasi yang tidak konsisten, dengan nilai tertinggi pada rasio 1:6 dan 1:12 sebesar 44 mm. Kestabilan busa tertinggi diperoleh pada rasio 1:4 sebesar 4,2%. Seluruh sampel memiliki pH dalam rentang 5,95 –6,79, yang memenuhi standar SNI 4075-1:2017 untuk deterjen cair (pH 5 – 10). Berdasarkan hasil ini, ekstrak daun sirsak memiliki potensi sebagai biosurfaktan alami untuk formulasi deterjen ramah lingkungan.
Copyrights © 2025