Pengabdian ini mengkaji tentang pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila pada masa remaja dengan perilaku kenakalan remaja, Maraknya fenomena penyimpangan sosial yang mana tawuran antar pelajar yang terjadi di SMKN 1 Jakarta Budi Utomo. Tindakan kekerasan ini juga merugikan fasilitas umum dimana beberapa fasilitas yang terdapat di sekitar tempat tersebut rusak. Kurangnya efektifitas pendidikan juga menjadi faktor penyebab rendahnya pemahaman nilai Pancasila. Sistem pendidikan yang terfokus pada penguasaan materi pelajaran dan kurangnya pembelajaran yang mendorong refleksi kritis terhadap nilai-nilai Pancasila dapat mengakibatkan pemahaman yang dangkal atau bahkan tidak ada pemahaman sama sekali tentang nilai-nilai tersebut. Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini adalah metode participatory action dalam bentuk ceramah dan diskusi. Pelaksanaan metode ini digunakan waktu sebanyak 40% materi, sedangkan sisanya 60% digunakan untuk diskusi dan tanya jawab. Pemberian materi tentang nilai-nilai Pancasila kepada siswa-siswi meningkatkan pemahaman nilai Pancasila sebesar 36% dan menurunkan intensi tawuran menurut survei pasca-kegiatan penyuluhan.
Copyrights © 2025