Kecamatan Bojonegara meliputi sebelas desa, namun dari semuanya hanya beberapa desa yang menjalankan tradisi undun-undunan, seperti desa Pakuncen, Mekarjaya dan Pengarengan. Tradisi undun-undunan ini tidak pupus oleh waktu, bahkan sangat dinanti pelaksanaanya, karena sangat menghibur dan menguntungkan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, sementara untuk tenik pengumpulan data cara yang dapat digunakan oleh peneliti melalui penelitian lapangan yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan terjun langsung ke lokasi, penelitian untuk mendapatkan data yang kongkrit. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pengumpulan data tringualitas sebagai berikut: Yaitu dengan wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil dari penelitina ini adalah mengetahui makna esoteris sebagai intraksi sosial anak. Undun-undunan merupakan syukuran ketika anak belajar jalan dengan menggunakan replika tangga dan masjid atau rumah yang terbuat dari tebu, sementara makna esoteris undun-undunan merupakan selametan yang di dalamnya mengandung harapan, cita-cita dan do’a bagi orang tua supaya menjadi anka yang sholeh dan sholehah
Copyrights © 2023