Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab
Vol 3, No 1 (2017)

PROBLEMATIKA HADIS YANG DIJADIKAN HUJAH OLEH KHATIB JUMAT (Studi Analisis Hadis-Hadis Yang Dibacakan Oleh Khatib Jumat)

Nurmiswari Nurmiswari (Pascasarjana UIN SU Medan)



Article Info

Publish Date
06 Jun 2017

Abstract

Mimbar masjid adalah salah satu sarana yang tepat untuk menyampaikan khutbah. Khutbah jumat adalah satu kewajiban dalam Islam yang berisikan nasehat dan salat berjamaah Jumat. Khatib akan menyampaikan nasehatnya disertai dengan berbagai argmentasi sebagai dalil yang dapat diamalkan oleh masyarakat, namun terkadang menyampaikan dalil dari hadi-hadis, tidak diketahui kepastian kualitasnya, baik dari segi sanad maupun matan, untuk mengetahui bagaimana kualitas tersebut, penulis menganalis hadis-hadis yang dibacakan khatib dan merangkumnya dalam sebuah karya tulis yang berjudul “HADIS YANG DIJADIKAN HUJAH OLEH KHATIB JUMAT (Studi Analisis Hadis-Hadis Yang Dibacakan Oleh Khatib Jumat di Pemerintahan Kota Langsa)"Tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk membuktikan bentuk, maksud dan kualitas hadis, dengan menganalisis bagaimana kualitas hadis yang dijadikan hujah oleh khatib Jumat di Pemeritahan Kota Langsa.Metode yang digunakan untuk meneliti kualitas matan hadis-hadis adalah metode kritik matan hadis dengan pendekatan Alquran dan hadis sahih, pendekatan bahasa, pendekatan sejarah dan pendekatan logika sehat (ra’yu mahmūdah). Selanjutnya untuk menganalisis data-data dari hasil penelitian adalah digunakan metode deskriptif, analisis dan komparatif. Teknik pengumpulan data digunakan dalam penelitan lapangan (Field Research) adalah metode mengumpulkan data-data dan bahan-bahan penulisan yang diambil dari objek penelitian dan yang terkait dengan masalah-masalah yang akan dibahas. Adapun metode pembahasan dan analisis data digunakan metode content analysis dan berdasarkan hasil temuan di lapangan, dengan cara menghimpun hasil pemikiran objek yang sedang diteliti.Hasil yang diperoleh dalam penelitian lapangan ini,yaitu hadis-hadis yang dijadikan rujukan oleh khatib masjid di Pemerintahan Kota Langsa adalah bervariasi ada yang dari riwayat al-Bukhāri, Muslim, Tirmiżī, Nasāī, AbūDawūd, al-Bahaqī, Ibn Mājah, aṭ-Ṭabrānī, aṭ-Ṭahawī dan lainnya. Hadis yang disampaikan dalam khutbah kebanyak tidak jelas perawi, baik pada awal maupun pada akhir. Demikian juga dengan matanya yang singkat-singkat.Khatib masjid di Kota Langsa menjelaskan hadis sebagai uraian dari maksud ayat-ayat dan ada juga yang menguraikan maksud hadis dengan pemikirannya sendiri disesuaikan dengan kondisi dimana masjid dia berkhutbah.Dari 42 hadis yang diteliti terdapat sebanyak 7 hadis berstatus palsu, 9 hadis berkualitas lemah (da’if), 11 hadis hasan dan hanya 15 saja yang sahih.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

ihya

Publisher

Subject

Education

Description

Ihya' al 'Arabiyah is a peer-reviewed academic journal, established in 2015 as part of the UIN Sumatera Utara Medan. Ihya' Journal is dedicated to the publication of scholarly articles in various branches of Arabic Studies, by which exchanges of ideas as research findings is facilitated. Ihya' ...