ABSTRAK Dalam kajian ini dilakukan studi literature mengenai konsep kemiskinan dan pengamatan ke lokasi untuk mendeteksi siapakah penduduk miskin itu? kemudian mencari alternatif yang sesuai dengan kondisi spesifik lokal untuk untuk menanggulangi kemiskinan, dan akhirnya menggali serta memahami kearifan penduduk lokal dalam hubungannya dengan upaya preventif untuk menanggulangi kemiskinan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan observasi serta mengkolaborasikan dengan sistem informasi geografis (GIS). Masyarakat Kabupaten Probolinggo memiliki tanah yang relatif luas tetapi memiliki keterbatasan akses terhadap sarana dan prasana social ekonomi maupun komunikasi, sehingga mereka hidup miskin dan hanya cukup memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Jadi definisi kemiskinan perlu diperluas meliputi akses terhadap infrastruktur sosial ekonomi, keluar dari keterisolasian, ketidakberdayaan, dan kebebasan mengeluarkan pendapat serta memperoleh keadilan dalam pembangunan.
Copyrights © 2018