Ponorogo sebagai sebuah obyek kajian seni budaya sudah sering dilakukan oleh berbagai pihak namun sebagai sebuah obyek kajian dengan berbagai perspektif belum banyak dilakukan. Penelitian dengan judul: Perlawawanan cultural masyarakat Somoroto atas sketsa sejarah asal - usul Ponrogo oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo, adalah salah satu penelitiian yang dimaksudkan untuk mengkaji peristiwa budaya dari berbagai perspektif yaitu: social - budaya, sejarah dan poltik. Penelitian ini bermaksud mencari penjelesan tentang latar belakang atau motif hingga masyararakat Somoroto menyelenggarakan kirab pusaka Grebeg Tutup Suro dengan semangat swadaya setiap tahun yang penyelenggaraanya terpisah dengan agenda yang dilaksanakan oleh Pemkab Ponorogo. Fenomena social-budaya ini diteliti dengan metode Interview dan Observasi. Key Informan penelitian ini terdiri dari tokoh masyarakat Somoroto, pejabat Pemkab Ponorogo, penonton kirab dan warga umum Ponorogo. Para tokoh dimintai informasinya karena para tokoh yang terdiri dari para warok tersebut adalah para penggagas kegiatan budaya tersebut. Intepretative - understanding adalah metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini mengingat tidak semua data bisa didapatkan dengan menggunakan metode yang lain. Penelitian ini menghasilkan sebuah kesimpulan penting yaitu : Pertama, bahwa masyarakat Somoro dengan kegiatan Kirab Pusakanya telah melakukan perlawanan kulturalnya untuk menuntut hak sejarahnya. Kedua, adanya potensi konflik yang cukup tinggi karena kegiatan – kegiatan budaya yang tidak dikaji lebih jauh.
Copyrights © 2015