Konservatisme akuntansi merupakan reaksi kehati-hatian (Prudent reaction) dalam menghadapi ketidakpastian yang terjadi dalam aktivitas ekonomi dan bisnis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan mengetahui pengaruh struktur kepemilikan manajerial, proporsi komisaris independen dan growth opportunities terhadap konservatisme akuntansi, objek dalam penelitian ini adalah perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2017 - 2021. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah dengan teknik analisis kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah populasi sebanyak 24 perusahaan dan sampel sebanyak 8 perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis dengan program SPSS versi 29. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa struktur kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi, proporsi komisaris independen berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntansi dan growth opportunities berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntansi.
Copyrights © 2024