Sarana dan prasarana yang memadai merupakan komponen krusial dalam sistem pendidikan kejuruan untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengadaan sarana dan prasarana tersebut di SMK N 1 Demak dalam menunjang kompetensi siswa. Metode yang digunakan pendekatan deskriptif-evaluatif dengan membandingkan data kuantitatif profil sekolah dan data kualitatif laporan observasi dengan standar nasional dalam Permendikbudristek No. 22 Tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan adanya dualisme peran yang kontras. Sekolah memiliki keunggulan signifikan pada fasilitas praktik kejuruan yang sangat lengkap dan terawat, yang secara langsung mengakselerasi perolehan kompetensi teknis. Namun, ditemukan kesenjangan pada fasilitas dasar, termasuk defisit ruang kelas yang menyebabkan sistem shift, rasio toilet yang tidak memenuhi standar kesehatan, dan tingkat kelayakan perabot yang belum optimal. Penelitian ini menegaskan bahwa pengadaan sangat efektif untuk hard skills, tetapi memerlukan pendekatan yang lebih seimbang untuk menciptakan lingkungan belajar pengembangan kompetensi siswa secara utuh.
Copyrights © 2025