Dengan kemajuan teknologi digital, perusahaan telah mulai menggunakan sistem informasi sumber daya manusia (HRIS) dan analitik sumber daya manusia (HR). Dorongan ini berasal dari kebutuhan akan keputusan yang lebih cepat yang sesuai dengan tujuan bisnis dan berbasis bukti. Untuk menekankan transparansi, replikabilitas, dan objektivitas dalam proses seleksi studi, penelitian ini menyajikan Sistematic Literature Review (SLR) berdasarkan kerangka PRISMA 2020, yang diperbarui pada 2024. 299 artikel ditemukan dengan kata kunci terkait dari penelusuran database Scopus tahun 2023–2025. Hanya empat artikel yang memenuhi kriteria inklusi setelah tahap penyaringan dan dievaluasi lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analitik sumber daya manusia (HR) meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan keberlanjutan organisasi, dan HRIS berfungsi sebagai platform strategis yang memenuhi kebutuhan administratif dan strategis. Hasil kajian menunjukkan bahwa HR analytics berperan dalam meningkatkan produktivitas, kreativitas, serta keberlanjutan organisasi, sementara HRIS berfungsi sebagai platform strategis yang tidak hanya administratif, tetapi juga mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Mayoritas artikel dipublikasikan pada jurnal bereputasi Q1 dan Q2, meskipun sebagian besar masih baru dengan sitasi rendah. Temuan ini menegaskan bahwa HR analytics dan HRIS merupakan instrumen penting dalam menghubungkan praktik manajemen SDM dengan kinerja organisasi.
Copyrights © 2025