Sibling rivalry atau persaingan antar saudara kandung sering terjadi, termasuk pada saudara kembar yang memiliki kedekatan usia dan kesamaan fisik. Penelitian ini bertujuan mengetahui manfaat konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy dalam mengatasi sibling rivalry pada saudara kembar, dengan teknik Cognitive Restructuring dan Problem Solving. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan adalah sepasang saudara kembar di SMKN Darul Ulum Muncar yang mengalami sibling rivalry. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy membantu meminimalisir sibling rivalry pada saudara kembar. Partisipan mengalami peningkatan interaksi sosial yang positif, penurunan sikap cemburu, dan meningkatnya rasa kasih sayang. Dengan demikian, konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy direkomendasikan sebagai metode intervensi yang bermanfaat dalam menangani sibling rivalry dan memperkuat hubungan emosional saudara kembar.Â
Copyrights © 2025