Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja keuangan BUMN yang bergerak di industri pertahanan sebelum dan sesudah pembentukan holding “Defend ID†dengan sampel PT. Pindad, PT. PAL Indonesia (Persero), dan PT. Dahana (Persero) dalam kurun waktu tahun 2020-2022. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik analisa data uji beda t-test sampel berpasangan (Paired Sample Test). Kinerja keuangan yang menjadi ukuran adalah profitabilitas, leverage, dan likuiditas. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa setelah pembentukan holding BUMN sektor industri pertahanan terjadi peningkatan profitabilitas namun tidak signifikan, kemudian leverage mengalami penurunan yang tidak signifikan. Selain itu, likuiditas perusahaan juga mengalami penurunan namun tidak signifikan. Untuk peneliti berikutnya disarankan agar dapat menguji seluruh perusahaan yang tergabung dalam holding Defend ID dengan ruang lingkup waktu yang lebih panjang lagi. Peneliti berikutnya juga perlu melakukan analisis yang lebih mendalam terhadap faktor-faktor yang menyebakan terjadinya penurunan likuiditas perusahaan sesudah pembentukan holding.
Copyrights © 2024