Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan petani kopi beralih menjadi petani salak di Desa Perbaji Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo, untuk mengungkap bentuk solidaritas di antara petani pasca peralihan kopi menjadi salak di Desa Perbaji Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo, untuk menganalisis dampak peralihan petani kopi menjadi petani salak di Desa Perbaji Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alasan petani kopi beralih menjadi petani salak di Desa Perbaji yaitu melibatkan diri (ikut serta) dalam peralihan, ringannya pekerjaan, keadaan geografis yang mendukung, sistem perawatan yang mudah, serta modal dan lahan yang dimiliki petani. Selanjutnya dengan peralihan ini terbentuk solidaritas sesama petani salak yang saling mendukung sehingga tercipta hubungan sosial yang erat di antara mereka. Dengan adanya peralihan petani kopi menjadi petani salak di Desa Perbaji memberikan dampak yang positif bagi petani seperti peningkatan penghasilan, tingkat pendidikan anak, dan bertambahnya aset yang dimiliki petani salak.
Copyrights © 2024