Mengevaluasi strategi keselamatan kerja di industri pertambangan dengan fokus pada tiga aspek utama: protokol keselamatan kerja, praktik lapangan, dan peran Risk Management Information System (RIMS). Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode evaluatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun protokol keselamatan dan sistem RIMS telah diterapkan, masih terdapat kesenjangan signifikan antara kebijakan dan praktik di lapangan. Rendahnya kesadaran pekerja, kurangnya pengawasan, serta pendekatan pelatihan yang belum menyentuh perubahan perilaku menjadi tantangan utama. Sementara itu, penggunaan RIMS terbukti meningkatkan efektivitas pelaporan dan pengambilan keputusan berbasis data, meskipun dihadapkan pada hambatan teknis dan kultural. Studi ini merekomendasikan integrasi antara pendekatan teknologi, penguatan budaya keselamatan, dan komitmen manajerial yang konsisten untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025