Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi latar belakang, bentuk, dan dampak relasi sosial budaya antara pedagang tradisional dengan rentenir di Pasar Inpres Kisaran, Kabupaten Asahan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi tersebut terbentuk karena kemudahan akses pinjaman tanpa jaminan, kedekatan sosial antara pedagang dan rentenir, serta minimnya literasi keuangan. Bentuk relasi tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga mencerminkan hubungan sosial budaya yang saling bergantung dan membangun kepercayaan informal. Dampak positif dari relasi ini mencakup tumbuhnya kepercayaan dan solidaritas sosial. Namun, dampak negatifnya meliputi ketergantungan ekonomi, dominasi rentenir, serta ketegangan sosial yang berujung pada siklus hutang dan terjebaknya pedagang dalam budaya kemiskinan.
Copyrights © 2025