Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh resiliensi terhadap intensi turnover karyawan dengan persepsi dukungan atasan sebagai variabel moderasi pada PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan Cabang Utama Banjarmasin. Resiliensi karyawan berperan penting dalam mengurangi stres kerja yang dapat memicu intensi turnover. Dukungan atasan diperkirakan memperkuat hubungan antara resiliensi dan intensi turnover dengan menyediakan bimbingan dan dukungan emosional. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap intensi turnover, sedangkan persepsi dukungan atasan memoderasi pengaruh tersebut dengan memperkuat hubungan negatif antara resiliensi dan intensi turnover. Implikasi teoritis dan manajerial juga dibahas untuk mendukung pengelolaan sumber daya manusia secara efektif.
Copyrights © 2025