Masa remaja merupakan tahap perkembangan yang penuh dinamika dan rentan terhadap gangguan emosional, seperti depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepercayaan diri dan pola asuh permisif orangtua terhadap terjadinya depresi pada remaja di Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling jenis incidental sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 131 remaja yang berusia 15–19 tahun dan berdomisili di Denpasar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kepercayaan diri, skala pola asuh permisif, dan skala depresi BDI II. Analisis data menggunakan teknik regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepercayaan diri dan pola asuh permisif secara simultan berperan terhadap terjadinya depresi pada remaja dengan nilai F = 39,809 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,383, menunjukkan bahwa kedua variabel bebas memberikan kontribusi sebesar 38,3% terhadap depresi remaja. Secara parsial, kepercayaan diri memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap depresi, sedangkan pola asuh permisif memiliki pengaruh positif signifikan. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan kepercayaan diri dan penerapan pola asuh yang adaptif untuk mencegah depresi pada remaja.
Copyrights © 2025