Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong mahasiswa laki-laki di Jurusan Sendratasik Universitas Negeri Medan dalam menggunakan produk skincare, serta memahami pandangan mahasiswa lain terhadap tren ini. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatnya kesadaran akan kesehatan kulit, pengaruh media sosial, kebutuhan penampilan di jurusan seni, serta dukungan lingkungan sosial menjadi faktor utama mahasiswa laki-laki mulai menggunakan skincare. Temuan juga mengindikasikan bahwa persepsi masyarakat terhadap maskulinitas mulai bergeser, di mana merawat diri melalui skincare tidak lagi dianggap bertentangan dengan identitas laki-laki. Hal ini mencerminkan perubahan gaya hidup dan nilai budaya di kalangan mahasiswa.
Copyrights © 2025