Film Bu Tejo Sowan Jakarta, yang disutradarai oleh Andibachtiar Yusuf, menceritakan kisah Bu Tejo, seorang ibu asal desa yang berusaha menggagalkan pernikahan anaknya dengan seorang perempuan keturunan Tionghoa. Film ini menggambarkan akulturasi budaya antara Jawa dan Tionghoa melalui perbedaan nilai, norma, dan tradisi antara kedua budaya tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses akulturasi budaya tersebut direpresentasikan dalam film Bu Tejo Sowan Jakarta menggunakan pendekatan semiotika John Fiske. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana simbol-simbol budaya, seperti pakaian dan perilaku karakter, menggambarkan interaksi dan konflik budaya antara Jawa dan Tionghoa. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa film ini menekankan pentingnya komunikasi antar budaya yang dapat menciptakan toleransi dan harmoni dalam masyarakat multikultural, serta bagaimana nilai-nilai ideologi terkait penerimaan perbedaan budaya disampaikan melalui representasi visual dan naratif dalam film.
Copyrights © 2025