Internet telah digunakan pada berbagai bidang kehidupan manusia yang salah satunya adalah pendidikan. Pada bidang pendidikan, penggunaan internet dengan intensitas tinggi dapat menimbulkan penyalahgunaan internet yang disebut cyberloafing. Cyberloafing merupakan perilaku mengakses internet ketika pembelajaran sedang berlangsung sehingga menimbulkan penurunan produktivitas akademik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami faktor-faktor yang berkontribusi pada perilaku cyberloafing pada mahasiswa. Metode penelitian menggunakan kajian literatur dengan pangkalan data: Google Scholar, Semantic Scholar, dan Science Direct dengan penelitian pada rentang tahun 2015 – 2025. Terdapat 12 artikel dengan pendekatan kuantitatif yang memenuhi kriteria dari penemuan awal sebanyak 35 artikel. Hasil penelitian menyatakan terdapat faktor akademik yakni persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran dan stres akademik serta faktor non akademik yakni kepribadian, adiksi gawai dan internet, self-awareness, dan kesepian yang memengaruhi perilaku cyberloafing mahasiswa. Hasil penelitian ini dapat dijadikan antisipasi perluasan perilaku cyberloafing dan evaluasi terhadap faktor-faktor yang memengaruhinya pada ranah perguruan tinggi.
Copyrights © 2025