Kekerasan dalam Lingkungan Kerja masih sering terjadi di industri perfilman Indonesia, namun minimnya perlindungan membuat para pekerja tidak tahu harus berbuat apa ketika mengalami tindak kekerasan, hingga akhirnya cerita-cerita tersebut hanya menjadi konsumsi internal pelaku film. Pada 31 Agustus 2022, instastory milik akun @juandini menjadi viral di sosial media setelah ia melakukan tindakan social justice dengan menceritakan kejadian kekerasan dalam lingkungan kerja yang menimpa salah satu teman satu timnya. Berkaitan dengan hal tersebut, peneliti berusaha mendeskripsikan penerimaan pekerja film di Surabaya terhadap tindakan social justice yang dilakukan oleh pemilik akun @juandini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori analisis resepsi milik Stuart Hall untuk mengungkapkan penerimaan pekerja film di Surabaya dan membaginya menjadi tiga kategori (dominant-hegemonic, negotiated, oppositional). Data didapatkan dengan metode in-depth interview kepada 6 informan yang merupakan pekerja film di Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan penerimaan dari para pekerja film terhadap tindakan social justice tersebut, perbedaan tersebut dipengaruhi oleh perbedaan latar belakang maupun jam terbang dalam industri film dari para informan.
Copyrights © 2024