Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi nilai-nilai budaya dalam legenda Danau Silosung dan Sipinggan, menganalisis tantangan pelestariannya, serta merumuskan strategi agar legenda tetap hidup di tengah masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legenda Danau Silosung dan Sipinggan mengandung nilai persaudaraan, gotong royong, saling menghormati, dan penghargaan terhadap alam yang berfungsi menjaga harmoni sosial. Namun, perkembangan teknologi, menurunnya minat generasi muda, serta lunturnya tradisi bercerita menyebabkan nilai-nilai tersebut mulai terabaikan. Kondisi ini berpotensi mengikis identitas budaya masyarakat Desa Silaban apabila tidak segera ditangani. Upaya pelestarian dilakukan melalui integrasi legenda dalam muatan lokal sekolah, pemanfaatan media digital untuk menghidupkan kembali tradisi bercerita, serta melibatkan generasi muda dalam kegiatan adat dan budaya. Dengan cara ini, legenda Danau Silosung dan Sipinggan tidak hanya dikenang sebagai cerita masa lalu, tetapi juga menjadi pedoman moral dan identitas budaya yang relevan bagi masyarakat saat ini.
Copyrights © 2025