Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesiapsiagaan lansia dalam menghadapi bencana gunung meletus di Desa Dukun, Kabupaten Magelang. Masalah yang diidentifikasi adalah bagaimana kesiapsiagaan lansia dalam menghadapi potensi bencana ini mengingat karakteristik demografis mereka. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 101 responden lansia yang dipilih menggunakan metode stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas lansia berada dalam kategori usia 60-69 tahun, dengan jenis kelamin perempuan, pendidikan terakhir SD, dan pekerjaan sebagai petani. Tingkat kesiapsiagaan lansia secara umum tergolong siap, dengan 54,5% responden berada dalam kategori siap dan hanya 1% yang termasuk dalam kategori kurang siap. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa lansia di Desa Dukun umumnya sudah memiliki kesiapsiagaan yang baik, namun tetap perlu ada upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka melalui pelatihan dan sosialisasi yang lebih intensif.
Copyrights © 2024