Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pangkalan Jambi, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, dengan tujuan untuk memahami ekosistem mangrove estuari sebagai ruang sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melibatkan 6 orang subjek. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik accidental sampling, dan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori Interaksi Simbolik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa area ekosistem mangrove estuari di Pangkalan Jambi dapat menjadi ruang sosial yang efektif. Pengunjung dapat bersantai, berinteraksi sosial, dan mengapresiasi lingkungan mangrove melalui berbagai aktivitas seperti berkeliling, beristirahat, berfoto, dan bersosialisasi. Pentingnya menjaga lingkungan mangrove ditekankan, termasuk dengan tidak merusaknya, menjaga kebersihannya, dan bertanggung jawab saat berkunjung. Kesadaran akan pelestarian lingkungan dan tanggung jawab sosial sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove dan kesejahteraan masyarakat.
Copyrights © 2024